Semua orang sudah pasti pengen kaya. Setiap orang pula mempunyai cara yang berbeda-beda untuk mewujudkan mimpinya itu. hanya orang bodohlah yang mewujudkannya dengan cara yang tak halal.
Alhamdulullah gue bukan termasuk orang bodoh itu. Dan jangan sampai deh..... Gue tahu, menjadi orang kaya itu tak mudah. Butuh perjuangan, pengorbanan, kerja keras, dan disertai doa. Waktu yang panjang pun kerap dilalui untuk orang yang tengah mewujudkan mimpinya itu. Mereka tak peduli hujan badai caci maki yang datang menerpa hingga ia jatuh bangun. Karena prinsipnya hanya Tekad Yang Bulat Mampu Mengalahkan Segalanya.
Gue, hingga detik ini masih ingin menjadi salah satu orang yang mempunyai tekad bulat untuk meraih kesuksesan dan menjadi orang kaya itu. walaupun sebearnya gue masih tergolong anak yang malas. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Mungkin itu peribahasa yang tepat untuk gue. kalo dipikir-pikir malu sih emang. Hari gini gitu lho....masih mals-malasan aja? Sudah banyak kok anak muda yang mau bangkit dan pada akhirnya bisa meraih kesuksesan dan kaya di usia muda. Itu yang paling ngebuat gue iri.
Setiap manusia butuh support, butuh penyemangat agar tak terjatuh dan tak mau bangkit lagi. Sayang, hingga detik ini gue belum menemukan siapa orang yang setiap waktu memberi support ke gue. Orang tua gue pun nggak terang-terangan menunjukkan bahwa ia mensupport anaknya yang tengah berjuang. Apalagi kakak adik gue. tak pernah gue dengar dari mulut mereka sebuah kata yang menunjukkan kebangkitan. "SEMANGAT".
Kata itu justru sering gue dengar dari orang lain yang memergoki gue sedang tak mood beraktifitas. Mengapa orang lain bisa tapi keluarga gue nggak bisa?
Sekarang semuanya bisa diartikan bahwa motivasi yang besar dan paling utama datangnya dari diri sendiri. Itu berarti untuk yang pertama gue harus mempunyai rasa percaya diri, selanjutnya keyakinan untuk membangunkan diri sendiri dari segala kemalasan dan keterpurukan.
Ketika uang kita cari, semua rela berkorban. Dan jika Tuhan benar-benar menakdirkanku menjadi orang kaya, Ya Tuhan, tunjukkanlah jalannya. Kemana aku harus melangkah. Amiiin....
Alhamdulullah gue bukan termasuk orang bodoh itu. Dan jangan sampai deh..... Gue tahu, menjadi orang kaya itu tak mudah. Butuh perjuangan, pengorbanan, kerja keras, dan disertai doa. Waktu yang panjang pun kerap dilalui untuk orang yang tengah mewujudkan mimpinya itu. Mereka tak peduli hujan badai caci maki yang datang menerpa hingga ia jatuh bangun. Karena prinsipnya hanya Tekad Yang Bulat Mampu Mengalahkan Segalanya.
Gue, hingga detik ini masih ingin menjadi salah satu orang yang mempunyai tekad bulat untuk meraih kesuksesan dan menjadi orang kaya itu. walaupun sebearnya gue masih tergolong anak yang malas. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Mungkin itu peribahasa yang tepat untuk gue. kalo dipikir-pikir malu sih emang. Hari gini gitu lho....masih mals-malasan aja? Sudah banyak kok anak muda yang mau bangkit dan pada akhirnya bisa meraih kesuksesan dan kaya di usia muda. Itu yang paling ngebuat gue iri.
Setiap manusia butuh support, butuh penyemangat agar tak terjatuh dan tak mau bangkit lagi. Sayang, hingga detik ini gue belum menemukan siapa orang yang setiap waktu memberi support ke gue. Orang tua gue pun nggak terang-terangan menunjukkan bahwa ia mensupport anaknya yang tengah berjuang. Apalagi kakak adik gue. tak pernah gue dengar dari mulut mereka sebuah kata yang menunjukkan kebangkitan. "SEMANGAT".
Kata itu justru sering gue dengar dari orang lain yang memergoki gue sedang tak mood beraktifitas. Mengapa orang lain bisa tapi keluarga gue nggak bisa?
Sekarang semuanya bisa diartikan bahwa motivasi yang besar dan paling utama datangnya dari diri sendiri. Itu berarti untuk yang pertama gue harus mempunyai rasa percaya diri, selanjutnya keyakinan untuk membangunkan diri sendiri dari segala kemalasan dan keterpurukan.
Ketika uang kita cari, semua rela berkorban. Dan jika Tuhan benar-benar menakdirkanku menjadi orang kaya, Ya Tuhan, tunjukkanlah jalannya. Kemana aku harus melangkah. Amiiin....
Komentar